Let Me Tell You that I'm Proud


You have glanced at me in criticism
Wondering what has caused me wearing what I wear
However weird it is to you
Let me tell you than I’m proud

Have you not said before
That diin is not about garment
But about what’s in the heart
And the belief one holds on to


But what is such belief, do tell me
When it is clearly stated about the hijaab
You turn away and ignore it
As if it’s never been said and written?

You look down on my covering
Thinking that it is a sign of fanaticism
A covering of weakness
But allow me to say that I’m proud

You give yourself up to people’s admiration
Thinking that you are a free soul
But alas, you in fact are in chain
Allow people to choose for you

I may not be pretty
Or even looked gloomy to your taste
But I’m happy of choosing what I’ve chosen
So let me tell you that I’m proud

Read More

Look for Your Heart in Three Places

اُطْلُبْ قَلْبَكَ فِيْ ثَلاَثِ مَوَاطِنَ:

عِنْدَ سَمَاعِ اْلقُرْآنِ، وَفِيْ مَجَالِسِ الذِّكْرِ، وَفِيْ أَوْقَاتِ اْلخُلْوَةِ

فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فِيْ هَذِهِ اْلمَوَاطِنَ

فَسَلِ اللهَ أَنْ يَمُنَّ عَلَيْكَ بِقَلْبٍ، فَإِنَّهُ لاَ قَلْبَ لَكَ

Look for your heart in three places: when listening to the Qur’an,
When sitting in the gathering of knowledge
and when in privacy. If you cannot find it in these places, then ask Allah to bless you with a heart, for indeed you have no heart.”

Taken from the work of Ibnu Qayyim al-Jauziyyah - may Allah have mercy on him

Read More

Antara Ilmu dan Harta


تَعْلَمُ مَا الرَّزَيَّةُ فَقَدَ مَالٍ
وَلاَ شَاةَ تَمُوْتُ وَلاَ بَعِيْرَ
وَلَكِنَّ الرَّزِيَّةَ فَقَدَ حُرٍّ
يَمُوْتُ بِمَوْتِهِ بَشَرٌ كَثِيْرٌ


Tahukah engkau musibah karena hilangnya harta
tidak ada kambing dan unta yang mati karenanya
Akan tetapi kematian seseorang yang berjasa
menyebabkan kematian banyak manusia

**Sumber: Mukhtasar Miftah Daarus Sa’adah (Kunci Kebahagiaan) oleh Ibnu Qayyim, Penerbit Pustaka Akbar, hal. 143, 2004.

Read More

Tak Hanya Sisa


Setidaknya ada masanya

Merangkum, meski tak semua

Bukan hitam atau putih

Meski juga bukan abu-abu

Sungguh tak berbentuk ia

Namun nyata di denyut nadi…

Read More

B R E A T H


From those around, I hear a Cry,
An awful soft a hopeless sigh
I hear the footstep leaving slow,
And then I know my soul must fly….

A chilly wind begins to blow
Within my soul from head to toe
And then the last breath escapes my lips
It’s time to leave and I must go

So it’s true but it’s too late
They said each soul has its given date
When it must leave its body’s core
And meet with its eternal fate

Oh mark the word that I do say
Who knows tomorrow could be your day
At last it comes to heaven or hell
Decide which now do not delay

Come on my brother let us pray
Decide which now do not delay

Oh God Oh God, I cannot see
My eyes are blind, am I still me?
Or has my soul been led astray
And forced to pay a priceless fee?

Alas to dust we all return
And shall rejoice while others burn
If only I knew that before
The line grew short and came my turn

And now as beneath the soil
The lay me with my record flow
They cry not knowing that I cried worse
For they go home I face my god…..

Oh Mark my word that I do say
Who knows tomorrow would be your day
At last it comes to heaven or hell
Decide which now do not delay….

Come on my brother let us pray
Decide which now do not delay


Lyrics from BREATH by Ahmed Bukhetir

Read More

Antara Aku dan Hujan

hujan2


Pernah setumpuk harap menari
Di butiran salju bak mutiara
Lalu berpindah pada titik-titik hujan
Ada apa dengan dingin itu?


Rinai berlomba
Mendung tak ubahnya naungan dikala terik
Tak perduli berapa banyak titik air tercurah
Basah.. hanyalah tanda dari kuncup yang baru


Mungkin tak kau pahami
Bahkan pada terangnya cahaya
Bukankah telah tetap berita
Hanya saja angan enggan beranjak....

Read More

Genggaman Fajar

IMG_0600

Syahdu…

Pasrah malam dalam rangkuman fajar

Lembut lantunan subuh

Sapuan warna pada langit yang samar

Indah kemilau

Pijar cahaya

Sejuk menyelusup ke bilik yang dalam

Hirupkan aroma kehidpan tanpa ragu

Iringi semaraknya debar jantung

Sungguh, nikmat manakah yang hendak didustakan?

Read More

Episode Ungu



Bukan tak hendak beranjak jiwa
Hanya saja asa terjerat
Di belitan lembut helaian ungu
Tak lagi rangkai aksara
Di rentang bilangan detik dan hari
Tak jua menguntai semesta kata
Di rekahan fajar atau kemilaunya senja
Hanya makna berhias kabut
Tergugu, di tepian telaga...

Read More

Menanti Bintang jatuh



Duduk di tepian
Pada hamparan asa
Menatap pada langit
Di redup bintang yang satu





Duhai gerangan apa terjadi
Pada pijar pemikat mata
Bukankah kabut yang menutupi
Jadikan ia makin tak dikenali?



Lalu tengadah
Berharap pada Raja penghampar langit
Kiranya lirih di kedalaman
Bukanlah asing di pelataran-Nya

Read More

'Cause Your Blossom's Only Once



A drop of love that captivated
And the seed of affection blushed in shyness
Wrap with hope and pray
Then there was the time for the breathing of the soul
“Be…!” And it is you!

The spread out prairie
The rustling wind and the buzzing bee
The wind of time has changed its direction
Then your time will come
Never let your fragrance be gone in vain

When the wind of time sweeps you
On rock or on mud
Keep the fragrance, O my petal
Be beautiful in the wild prairie
So that you’re the one that will be picked
‘Cause your blossom’s only once

It has been satisfyingly guarded
The blossom of bud that has been waited
Fragrance’s scattered with sweet nectar
A pure enchantment which will never be exchanged
Envy are the grasses,
Waiting are the grasshoppers and the bees.

The blessed love light
Covered with gift and pleasure of Him
This is it, the waiting day
When the pure nectar meet the honeybee
Safeguard and possess your fragrance in His Name


Translated and re-arrange from 'Sebab Mekarmu Hanya Sekali; Surat Cinta Untuk Puteri Tercinta by Haikal Hira Habibullah.

Read More

Hakikat Cinta Pertama

purple_rose

َقِّل فُؤَادَكَ حَيْثُ شِعْتَ مِنَ الْهَوَى

مَا الحُــبُّ إِلاَّ لِحَبِيْبِ الأَوَّلِ

كَمْ مَنْزِيْلٍ فِي الأَرْضِ يَأْلَفُهَ الفَتَى

وَحَنِيْنُهُ أَبَــدًا ِلأَوَّلٍ مَنَزِّلٍ

Pindahkan hatimu kepada cinta yang engkau kehendaki
Karena cinta hanyalah untuk kekasih yang pertama
Betapa banyak tempat di bumi yang (pernah) ditempati oleh seseorang
Namun selamanya kerinduannya hanyalah untuk yang pertama

**Sumber: Mukhtasar Miftah Daarus Sa’adah (Kunci Kebahagiaan) oleh Ibnu Qayyim, Penerbit Pustaka Akbar, hal. 32, 2004.

Read More

Kebodohan Adalah Kematian Sebelum Kematian

purple-rose-by-bpbp-on-flickr

وَفِي الجَهْلِ قَبْلَ المَوْتِ مَوْتٌ لأَِهْلِهِ

وَأَجْسَامُهُمْ قَبْلَ القُبُورِ قُبُوْرٌ

وَأَرْوَاحُهُمْ فِي وَحْشَةٍ مِنْ جُسُوْمِهِمْ

وَلَيْسَ لَهُمْ حَتَّى النُّشُورِ نَشُورٌ


Kebodohan adalah kematian bagi manusia sebelum mereka mati
Dan tubuh mereka bak kuburan sebelum mereka dikuburkan
Dan ruh mereka merasa asing dari tubuhnya 
Dan  tidak ada bagi mereka tempat kebali hingga hari kebangkitan

**Sumber: Mukhtasar Miftah Daarus Sa’adah (Kunci Kebahagiaan) oleh Ibnu Qayyim, Penerbit Pustaka Akbar, hal. 104/263, 2004.

Read More

Merendah di Hadapan Yang Tercinta

704871jfg4e7royw

 تَذَلَّـــلْ لِمَنْ تَهْوَى لِتَحْظَى بِقُرْبِهِ

فَكَمْ عِزَّةٍ قَدْ نَالَهَاالعَبْدُ بِذُلِّ

إِذَ كَانَ مَنْ تَهْوَى عَزِيْزًا وَلَمْ تَكُنْ

ذَلِيْلاً لَهُ فَاقْرَإ السَّلاَمَ عَلَى الوَصْلِ


Merendahlah di sisi orang yang engkau cintai, agar engkau dekat dengannya
Betapa banyak kemuliaan yang diperoleh seseorang karena merendahkan diri
Jika yang kau cintai sangat mulia, dan engkau tidak merendahkan diri kepadanya
Maka ucapkanlah selamat tinggal kepada hubunganmu dengannya

**Sumber: Mukhtasar Miftah Daarus Sa’adah (Kunci Kebahagiaan) oleh Ibnu Qayyim, Penerbit Pustaka Akbar, hal. 59, 2004.

Read More

Hakekat Cinta Sejati

PurpleRose

لَوْ كَانَ حُبُّـكَ صَـادِقًا لأَِطَعْـتَهُ

إنَّ المُحِبُّ لِمَنْ يُحِـبُّ مُطِيْـعُ

Seandainya cintamu sejati
maka engkau akan mentaatinya

Sesungguhnya yang mencintai itu
sangat taat kepada yang dia cintai

**Sumber: Diwan Syafi'i hal. 162, dalam 'Meluruskan Sejarah Wahhabi' oleh Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi, Penerbit Pustaka Al-Furqan, hal. 136,

Read More

Daughters of The Night*

jw-purple-rose-1024x768

We are the daughters of the night;
We move among the cushions
With a gentle feline grace
And our bracelets on our elbows
If you advance we shall embrace you;
And if you retreat we shall forsake you
With a loveless separation.


Kamilah anak-anak perempuan sang malam
Kami bentangkan kasur-kasur
Dengan isyarat lembut nan lemah gemulai
Dan gelang di pergelangan kami
Jika kalian maju, kami akan memelukmu
Jika kalian mundur, kami akan meninggalkanmu
Dengan perpisahan tanpa cinta


*Syair yang didendangkan oleh Hindun isteri Abu Sufyan pada perang Yarmuk untuk memberi semangat pasukan Muslimin, (Waqidi hal. 140 dalam "The Sword of Allah; Khalid bin al-Walid, oleh AI-Akram,.versi eBook imaanstar.com)

Read More

Antara Ilmu dan Maksiat












شكوت إلى وكيع سؤ حفظي
فأرشدني إلى ترك المعاصي
وأنبأني بأن العلم فضل
وفضل الله لا يؤتى لعـاصي



Aku mengadukan buruknya hafalanku kepada Waki’
Maka dia menasihatiku untuk meninggalkan maksiat
Dan dia memberitahuku bahwa ilmu adalah kehormatan
Dan kehormatan Allah tidak diberikan kepada pelaku maksiat


Dinukil dari "Meletakkan Landasan dalam Menuntut Ilmu", oleh Syaikh Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul, Penerbit: Maktabah Raudhah al-Muhibbin, Januari, 2008.

Read More

Menggores Kelam


Senja di atas awan
Diatas gumpalan-gumpalan hitam mendung
Pesona merah saga bak bola api di tengah lumpur hitam
Mengapung, mengambang, menggeliat

Lalu gelora ingin menggapai
Diantara kelam, nuansa itu masih membuat terpana
Tak berdaya dalam keindahan
Terjerat dalam pekat meraih sisa-sisa keemasan

Senja membias di setiap sisi
Sapuan cahaya pada gumpalan hitam
Mahkotai kelam
Hingga asa merebak dari sisa-sisa bayang

Ya Rabb,
Kerinduan itu masih mengiang di kedalaman hati

Read More

Sepenggal Kata, Seberkas Hitam Jelaga

Larut dalam suasana hati
Hingga berujar sanjungan pada lisan
Aduhai celakalah lidah
Ketika memuja yang tak sepatutnya dipuja

Tak sengaja berucap, hingga menjadi terbiasa
Satu kedustaan disusul kedustaan yang lain
Aduhai celakalah lidah
Membolak-balikkan kata dengan mudahnya

Bertutur dengan canda
Hingga larut dalam gurauan
Aduhai celakalah lidah
Ketika tak sengaja menoreh luka


Diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memegang lidahnya seraya bersabda: “Jagalah ini!” Saya (Mu’adz bin Jabal radhiallahu anhu) berkata, "Wahai Nabi Allah, apakah kita akan disiksa karena ucapan-ucapan kita?" Beliau menjawab, "Celaka kamu. Bukankah banyak dari kalangan manusia yang tersungkur kedalam api neraka dengan mukanya terlebih dahulu (dalam riwayat lain: dengan lehernya terlebih dahulu) itu gara-gara buah ucapan lisannya?” (HR. Tirmidzi ia berkata, Hadits ini hasan shahih.)

Read More

The Essence of Knowledge

ليس بنافع علم حتى عمله وعلمه
وأحسن عمل الذى تعمل بعلم وبأخلاص النية
فإن العلم القريب في كل شيء
فما تارك نفس إلا لابس بالمعصية

It is not worthwhile knowledge
Until one acts on it and teaches others with it
And the best deed is
By doing it with knowledge and sincerity
For indeed knowledge is the friend in everything
Doesn’t leave one except when mingling with wickedness


***learning session, please feel free to correct mistakes

Read More

Regret

Fear I am of the evil
Run I would at far

Fear I am of my Lord
Run I would to be near

Nothing could escape Him
Rather each second the pen keeps moving

Dear me!
What if the book brought to me opened
And nothing to be found but disobedience?!

Read More